Taliwang - Program unggulan Kartu KSB Maju yang menjadi target 100 hari kerja Bupati Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah, ST dan Hj. Hanifah Musyafirin, terus digenjot untuk segera terealisasi. Di bidang kesehatan, setidaknya ada empat program unggulan yang menjadi janji politik pasangan tersebut.
Menyoroti target ini, Kepala Dinas Kesehatan Sumbawa Barat, Hj. Erna Idawati, SE, mengungkapkan bahwa program-program tersebut merupakan kebutuhan masyarakat dalam layanan kesehatan. Beberapa program memang sudah ada, namun akan dilakukan perbaikan yang lebih inovatif dan efisien.
"Kita optimis bisa (melaksanakan) program ini, tidak ada kesulitan," kata Hj. Erna Idawati kepada wartawan pada Selasa (18/03/2025).
"Program ambulans rujukan dan pendampingan pasien sudah ada, tetapi akan diperbaiki agar keluarga pasien tidak perlu lagi menanggung biaya ambulans. Program pendampingan pasien juga akan ditingkatkan dengan nilai bantuan yang lebih besar dan diberikan langsung saat rujukan."
Hj. Erna menambahkan bahwa program-program ini bukanlah hal baru, namun pendekatan yang diterapkan akan lebih inovatif dan efisien berdasarkan pengalaman di lapangan. Saat ini, Dinas Kesehatan tengah menyusun Peraturan Bupati sebagai dasar hukum untuk program-program tersebut. Setelah regulasi ini rampung, akan dibuat juklak dan juknis untuk memastikan implementasi berjalan efektif dan tepat sasaran.
Program Tim Reaksi Cepat (TRC) yang akan memberikan layanan penjemputan cepat terhadap pasien, telah dianalisis kebutuhan dan pola pelayanannya. Fasilitas ambulans standar dengan perlengkapan yang mumpuni menjadi kebutuhan utama. Setelah itu, sumber daya manusia yang akan menjalankan program ini akan disiapkan.
"Kompetensi tenaga kesehatan sangat siap untuk melaksanakan program TRC, Namun, perlu diberikan ruang khusus agar mereka lebih fokus dalam menjalankan tugasnya." tegasnya.
Program santunan kematian, menurut Hj. Erna, diharapkan dapat dialihkan ke Dinas Sosial, karena secara teknis, program ini masuk dalam kategori santunan sosial.
"Kita fokus pada tiga program utama, yaitu ambulans rujukan, pendampingan pasien, dan TRC. Santunan kematian akan menjadi kewenangan Dinas Sosial," jelasnya.
Sebagai informasi, program unggulan di bidang kesehatan yang akan terintegrasi dalam Kartu KSB Maju meliputi:
- Bantuan pendamping pasien saat rujukan sebesar Rp 1,5 juta.
- Talangan biaya ambulans rujukan.
- Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk layanan penjemputan pasien.
- Program santunan kematian sebesar Rp 1 juta kepada keluarga.
Dengan fokus pada inovasi dan efisiensi, program kesehatan di Kartu KSB Maju diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Sumbawa Barat. (An).